Sumber: Shipsapp.co.id

Pelabuhan Tegal, yang terletak di Kelurahan Tegalsari, Kota Tegal, memiliki sejarah panjang sejak era kolonial Belanda sebagai pusat perdagangan dan perikanan di pesisir utara Jawa. Pada masa Mataram, Pelabuhan Tegal berfungsi sebagai pelabuhan perdagangan, khususnya pengiriman beras untuk pasukan Sultan Agung menuju Batavia. Kemudian pada abad ke 18-19 beralih fungsi menjadi Pelabuhan Gula (Zucker Haven). Setelah kemerdekaan, pelabuhan ini terus berkembang dan mendorong Pelabuhan Tegal menjadi pelabuhan niaga utama Pulau Jawa dan melayani ekspor kayu dari Kalimantan serta import sembako di era 1900 – 1970. Kemudian pada era 1980 hingga kini, peralihan peran setelah optimalisasi Pelabuhan Cirebon, menjadikan Tegal sebagai pelabuhan niaga dan perikanan terpadu. Meskipun berfungsi sebagai pelabuhan perikanan, pengelolaannya berada di bawah PT Pelindo III Regional Jawa Tengah yang memungkinkan fokus pada efisiensi operasional dan peningkatan fasilitas pelabuhan. Saat ini, Pelabuhan Tegal dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang seperti dermaga untuk kapal perikanan, cold storage, tempat pelelangan ikan, serta penyediaan bahan bakar dan perbekalan bagi nelayan.

 

Sumber:

https://www.panturapost.com/sejarah/2074897589/sejarah-pelabuhan-tegal-pelabuhan-perikanan-dengan-manajemen-pt-pelindo-iii